Rabu, Maret 29, 2017

KISI-KISI PRAUS BAHASA INDONESIA IPA & IPS SMA KATOLIK SANG TIMUR JAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017

KISI-KISI PRAUS
BAHASA INDONESIA IPA & IPS
SMA KATOLIK SANG TIMUR JAKARTA
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

I.                   Pilihan Ganda     : 40 soal

NO SOAL
MATERI
KET
1
Ide pokok paragraf

2
Menjawab pertanyaan sesuai dengan isi paragraf

3
Kalimat yang tidak padu dalam paragraf

4
Makna istilah yang terdapat dalam teks

5
Tujuan penulis dalam paragraf

6
Perbedaan isi kedua teks

7
Kata tidak baku dalam kutipan  teks

8
Pernyataan yang berupa fakta dalam kutipan teks

9
Keteladanan tokoh dalam kutipan biografi

10
Menjawab pertanyaan sesuai dengan kutipan biografi

11
Opini penulis dalam kutipan tajuk rencana

12
Pihak yang dituju dalam teks tajuk rencana

13
Masalah yang diungkapkan dalam kutipan cerpen  

14
Suasana yang tergambar dalam kutipan cerpen

15
Nilai moral dalam kutipan cerpen

16
Pendeskripsian watak tokoh

17
Pembuktian latar dalam cerpen

18
Hal yang terdapat dalam kutipan novel yang masih ditemukan dalam kehidupan saat ini

19
Amanat yang terdapat pada kutipan novel

20
Amanat yang terkandung dalam gurindam

21
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun

22
Jenis isi kedua bait pantun

23
Urutan kalimat yang tepat untuk dijadikan paragraf yang baik

24
Persamaan isi dari kedua kutipan cerpen

25
Kalimat penjelas yang mendukung kalimat pendapat

26
Kata baku yang tepat untuk mengisi bagian rumpang paragraf

27
Kalimat simpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf

28
Kalimat deskripsi  yang  tepat  untuk  melengkapi kalimat yang rumpang dalam paragraf

29
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang paragraf

30
Ungkapan yang tepat untuk melengkapi paragraf

31
Perbaikan kalimat yang tidak baku

32
Kalimat sebab-akibat  sesuai dengan teks

33
Kalimat (resensi) menyatakan keunggulan berdasarkan kutipan cerpen

34
Kalimat esai berdasarkan kutipan cerpen

35
Kalimat kritik berdasarkan kutipan cerpen

36
Penulisan tanda baca hubung

37
Penulisan nama gelar

38
Majas yang tepat untuk melengkapi puisi

39
Konflik yang terdapat pada  kutipan cerpen

40
Kalimat imperatif (perintah) dalam kutipan teks



II.                URAIAN  : 5 Soal
Materi             :
1.   Jenis puisi kontemporer, ciri-ciri puisi kontemporer
2.   Paragraf sebab akibat deduktif
3.   Paragraf sebab akibat induktif
4.   Konjungsi
a.       konjungsi subordinatif yang menyatakan  kondisional (syarat)!
b.      konjungsi subordinatif yang menyatakan final (tujuan)!
c.       konjungsi subordinatif yang menyatakan kausal (sebab/alasan)!

5.        Kalimat imperatif (perintah)
a. kalimat imperatif (perintah) permintaan!
b. kalimat imperatif (perintah) mengizinkan!
c. kalimat imperatif (perintah) larangan!




Sabtu, Maret 25, 2017

DISKUSI


DISKUSI
v  Diskusi?
1.      Kegiatan bertukar pikiran
2.      Dilakukakan oleh dua orang/ lebih
3.      Ada masalah yang menjadi pokok pembicaraan
4.      Tujuannya mencapai mufakat
v  Macam-macam diskusi
1. Diskusi kelompok                                            7. Kongres
2. Diskusi panel                                                   8. Simposium
3. Workshop/ lokakarya                                      9. Kolokium
4. Rapat kerja                                                     10. Sarasehan
5. Seminar                                                          11. Cawan ikan/Fishbowl
6. Konferensi
1. Diskusi Kelompok
Ø  Pesertanya 3-10 orang
Ø  Masalah yg dibahas tidak terlalu kompleks
2. Diskusi Panel
Ø  Kegiatan bertukar pikiran antara 3-6 ahli
Ø  Dipandu oleh seorang ketua/moderator
Ø  Disaksikan/diikuti oleh sejumlah peserta
Ø  Waktu yg tersedia dibagi menjadi 2 bagian:
Ø  setengah waktu digunakan      berdiskusi antar panelis
Ø  setengah waktu digunakan berdiskusi antara panelis dengan peserta
Ø  Unsur-unsur yg terlibat: nara sumber/ahli/panelis, moderator, peserta.
3. Workshop/Lokakarya
Ø  Pertemuan yg dihadiri oleh sekelompok orang yg pekerjaannya sejenis
Ø  Menghadirkan ahli/orang yg berpengalaman
Ø  Membicarakan masalah teknis berkaitan dg pekerjaan mereka
Ø  Pembahasan dilakukan secara terarah dan mendalam
Ø  Tujuannya:
Ø  Mengevaluasi proyek kerja yg telah dilaksanakan
Ø  Membutuhkan suasana kerja baru sesuai dg tuntutan dan kebutuhan baru
Ø  Bertukar pengalaman untuk meningkatkan kualitas kerja agar lebih efektif dan efisien           
Ø  Masalah yg dibahas cukup rumit
Ø  Peserta yg terlibat: nara sumber/ahli, peserta, (moderator)
4. Rapat Kerja
Ø  Pertemuan wakil-wakil suatu instansi/organisasi/ lembaga
Ø  Membahas masalah yg berkaitan dg tugas/fungsi instansi/organisasi/lembaga tersebut
Ø  Masalah yg dibahas yaitu program kerja yg akan dilaksanakan
Ø  Arah pembicaraannya jelas, yaitu menghasilkan keputusan untuk dilaksanakan
Ø  Biasanya dipimpin oleh kepala instansi/ organisasi/ lembaga penyelenggara
5. Seminar
Ø  Membahas masalah kebijaksanaan yg akan dipakai sebagai landasan bagi masalah-masalah yg bersifat teknis
Ø  Masalah yg dibahas biasanya berasal dari hasil penelitian/hasil kajian literatur
Ø  Unsur-unsur yg terlibat: moderator, penulis, pemrasaran/narasumber, pembanding (pembahas utama), partisipan, dan guru pembimbing
Ø  Proses pelaksanaan
Ø  Moderator membuka seminar (menyampaikan salam pembuka, menyapa pendengar).
Ø  Moderator memperkenalkan pembicara, penulis, pembanding.
Ø  Moderator menyampaikan masalah yang akan dibahas.
Ø  Moderator menyampaikan tata tertib seminar.
Ø  Nara sumber memyampaikan penjelasan/mempresentasikan makalah.
Ø  Pembanding menyampaikan makalah     pembanding.
Ø  Nara sumber menanggapi apa yg disampaikan pembanding.
Ø  Partisipan menyampaikan tanggapan kepada nara sumber/pembanding.
Ø  Nara sumber/pembanding menanggapi.
Ø  Moderator membacakan kesimpulan.
Ø  Moderator menutup diskusi (mengucapkan terima kasih, mengungkapkan harapan, menyampaikan salam penutup).
6. Konferensi
Ø  pembicaraan/rapat/permusyawaratan antara wakil-wakil berbagai negara untuk membahas kepentingan bersama
7. Kongres/muktamar/rapat besar
Ø  Pesertanya banyak (ratusan/ribuan/jutaan)
Ø  Tujuannya untuk memilih ketua umum, menentukan garis-garis besar program partai, dsb.
8. Simposium
Ø  diskusi yg diawali serangkaian pidato pendek oleh dua sampai empat orang pakar kemudian dilanjutkan tanya jawab dg peserta diskusi.
Ø  Unsur-unsur yg terlibat: nara sumber/ahli, moderator, peserta.
9. Kolokium
Ø  Diskusi yg mengundang para pakar
Ø  Para pakar tidak memberikan penjelasan terlebih dahulu, tetapi langsung memberi jawaban atas pertanyaan yg diajukan peserta.
Ø  Unsur-unsur yg terlibat: pakar, moderator, peserta.
10. Sarasehan
Ø  Diskusi yg bersifat santai, penuh keakraban
Ø  Peserta duduk lesehan sambil minum dan makan makanan kecil
Ø  Masalah yg dibahas tidak terlalu dibatasi
Ø  Peserta bebas menyampaikan pendapat dan pengalamannya seputar topik yg dibicarakan
Ø  Unsur-unsur yg terlibat: ketua/moderator, peserta.
11. Cawan Ikan (Fish Bowl)
Ø  Diskusi dg kursi-kursi yg diatur dalam posisi melengkung setengah lingkaran, seorang moderator duduk di tengah. Di sebelah moderator duduk seorang/beberapa pakar, di sebelah kiri moderator terdapat tiga kursi kosong.
Ø  Setelah moderator memberi pengantar mengenai  topik yg dibahas, kemudian mempersilakan peserta untuk bertanya. Peserta yg bertanya menempati tempat duduk khusus di sebelah kiri moderator.

LATIHAN

1.            Jelaskan yang dimaksud dengan diskusi?
2.            Sebutkan tugas unsur-unsur diskusi berikut:
1)      Moderator
2)      Nara sumber/Pembicara
3)      Sekretaris
4)      Hadirin/Peserta
3.      Sebutkan dan jelaskan cara-cara menyampaikan pendapat/ide/gagasan dalam suatu diskusi!
4.      Sebutkan dan jelaskan cara-cara menyampaikan sanggahan dalam suatu diskusi!
5.      Sebutkan langkah-langkah pelaksanaan seminar!
6.      Setuju atau tidak setujukah Anda terhadap pelaksanaan hukuman mati di Indonesia? Sampaikan tanggapan/argumen Anda tersebut dalam paragraf panjangnya dua paragraf!