Kamis, September 29, 2016

Resensi Buku

Resensi Buku
    Resensi?
ž Istilah lain: timbangan  buku, tinjauan buku, pembicaraan buku, bedah buku, dsb.
ž Resensi berasal dari kata revidere/resensere (Latin) (:melihat kembali, menimbang /menilai).
ž = review (Inggris): mengulas sebuah buku.
v Meresensi buku = memberikan penilaian, mengungkapkan kembali isi buku, membahas, atau mengkritik buku.
v Resensi buku: pembahasan secara  keseluruhan tentang kelebihan dan k ekurangan buku dari segi teknis, bahasa, dan isi.

    Bidang garapan?
1.    Buku (fiksi, nonfiksi)
2.    Pementasan seni (film, sinetron, tari, drama, musik, CD/kaset)
3.    Pameran seni (lukis, patung)

v                           Tujuan Resensi?
1.    Memberi informasi komprehensif tentang apa yang diungkapkan sebuah buku.
2.    Mengajak pembaca memikirkan, merenungkan, mendiskusikan sebuah buku.
3.    Memberipertimbangan (apakah sebuah buku pantas mendapat sambutan?).
4.    Memberi informasi dari buku yang baru terbit: nama pengarang, alasan pengarang menulis buku tersebut, bagaimana hubungannya dengan buku-buku sejenis dari pengarang yang sama dan pengarang lainnya.
5. Memberi bimbingan dalam memilih buku.

Dasar-dasar yang perlu dipahami sebelum meresensi sebuah buku
             1. Tujuan pengarang
ü melalui kata pengantar/bagian pendahuluan.
             2. Tujuan meresensi.
 3. Latar belakang pembaca yang menjadi sasaran: selera, tingkat pendidikan, sosial ekonomi.
 4. Karakteristik media yang akan memuat resensi.

Bahasa resensi?
Ø Padat, singkat, mudah ditangkap, menarik, dan enak dibaca
Ø Karakter bahasa di sesuaikan dengan karakter media cetak yang akan memuat dan karakter pembaca yang menjadi sasarannya.

     Langkah-langkah meresensi buku
1. Penjajakan/pengenalan terhadap buku
ü Tema, judul, deskripsi isi buku,jumlah bab dan halaman, format, harga buku,  penerbit, tempat terbit, tanggal terbit.
ü Nama pengarang, latar belakang pendidikan, prestasi, buku/karya yg pernah dibuat, latar belakang penulisan buku
ü Jenis/golongan buku: ekonomi, sosial, teknik pendidikan, psikologi, bahasa, sastra, dsb.
2. Membaca buku yg akan diresensi secara komprehensif.
3. Menandai bagian-bagian buku yang diperhatikan secara khusus dan menentukan bagian-bagian untuk dijadikan data.
4. Membuat sinopsis/intisari buku
5.  Membuat penilaian:
ü Organisasi/kerangka penulisan
ü Isi: bobot ide, analisisnya, penyajian data, kreativitas pemikirannya.
ü Bahasa: pemakaian EYD, kalimat dan penggunaan kata.
ü Aspek teknis: tataletak, kerapian dan kebersihan, pencetakan.
6. Membuatresensi
7. Mengedit/merevisi

    Bagian-bagian resensi buku
1. Judul resensi
2. Nama penulis resensi
3. Identitas buku:
ü Judul buku
ü Nama pengarang, editor, penerjemah
ü Nama penerbit
ü Tahun terbit, kotaterbit, edisi dan cetakan
ü Tebal buku/jumlah halaman
ü Ukuran dan jenis kertas
ü Warna dan desain sampul
ü Harga buku
4. Pembukaan
ü Memperkenalkan pengarang, karyanya, prestasinya
ü Membandingkan dengan buku sejenis
ü Memaparkan kekhasan pengarang
ü Memaparkan keunikan buku
ü Merumuskan tema buku
4. Ikhtisar/sinopsis
5.Unsur intrinsik dan ekstrinsik (buku fiksi)
6. Kelebihan dan kekurangan buku
7. Tinjauan teknis buku
ü Sistematika, tataletak, kesalahan cetak
8. Tinjauan bahasa yang digunakan
9. Kesimpulan dan saran


Selasa, September 06, 2016

PARAGRAF DEDUKTIF DAN INDUKTIF



PARAGRAF DEDUKTIF DAN INDUKTIF
v  Paragraf?
     kumpulan beberapa kalimat
      disusun secara teratur dan  saling berhubungan
      Mempunyai satu pikiran  utama
      Rangkaian gagasan yang  mengandung satu gagasan  utama

v  Metode/Pola Pengembangan Paragraf (Pola Berpikir/Pola Penalaran)
1. Deduktif, Induktif
2. Kausal:
»      Sebab-akibat
»      Akibat-sebab
»      Akibat-akibat
3.  Analogi
4. Generalisasi

1. Induksi dan Deduksi
Ø  Induksi?
ü Proses berpikir yang bertolak dari sejumlah data-data/pernyataan khusus untuk menurunkan suatu kesimpulan (inferensi) yg bersifat umum.
Ø  Deduksi?
ü  Proses berpikir yang bertolak dari proposisi/pernyataan umum kemudian menuju ke proposisi/data-data yang bersifat khusus.
2. Kausal
Ø  Kausal?
ü Proses berpikir yang bertolak dari adanya hubungan sebab dan akibat dari suatu peristiwa/ kejadian.
1. Sebab-akibat
ü  Proses berpikir yang bertolak dari suatu peristiwa yang dianggap sebagai sebab menuju ke peristiwa yang dianggap sebagai akibat.
2. Akibat-sebab
ü  Proses berpikir yang bertolak dari peristiwa yang dianggap sebagai akibat menuju peristiwa yang dianggap sebagai sebab.
3. Akibat-akibat/Sebab-akibat1-akibat2
ü  Proses berpikir yang bertolak dari suatu akibat menuju ke akibat yang lain tanpa menyebut/mencari sebab umum yang menimbulkan akibat-akibat tersebut.
ü  Peristiwa 1 menjadi sebab bagi peristiwa 2, peristiwa 2 yang merupakan akibat dari peristiwa 1 menjadi sebab bagi peristiwa ketiga, peristiwa 3 lalu menjadi sebab bagi peristiwa 4, begitu seterusnya.


v  Proses penalaran gabungan:
1.    Sebab akibat deduktif
2.    Sebab akibat induktif
3.    Akibat sebab deduktif
4.    Akibat sebab induktif

v  Jenis Paragraf Berdasarkan Pola Pengembangan
1.1.  Deduktif:
                   a. Sebab akibat
                   b. Akibat sebab
                   c. Pola contoh
                   d. Pola rincian
                   e. Pola alasan
1.2. Induktif:
                   a. Sebab akibat
                   b. Akibat sebab
                   c. Analogi
                   d. Generalisasi

Ø  Contoh
1.  Deduktif
Salah satu teknik menelaah puisi yaitu telaah berdasarkan struktural genetik. Telaah ini bertitik tolak dari analisis unsur intrinsik puisi, tetapi jika dirasa perlu dipadu dengan analisis unsur ekstrinsik. Struktur sebuah puisi dibentuk dengan unsur-unsur intrinsiknya.
2. Deduktif
                Berbagai perkembangan yang terjadi di bidang teknologi informasi dalam beberapa tahun terakhir, hendaknya ditanggapi bukan dengan sikap cemas. Perkembangan tersebut justru harus dilihat dari sisi positifnya sambil menyiasati berbagai kemungkinan untuk memetik keuntungan dari perkembangan teknologi tersebut. Perkembangan ini bahkan melaju lebih cepat dibandingkan dengan perkembangan masyarakat. Perkembangan ini pasti akan mengubah banyak hal dalam masyarakat, mulai dari gaya hidup, kecenderungan mental hingga pandangan hidup
3. Induktif
                Janganlah kita mencemaskan perkembangan teknologi informasi yang terjadi saat ini. Pandai-pandailah kita memanfaatkan media ini dan memilih yang positif. Ambillah hal yang perlu diambil dan jadikan hal yang negatif sebagai bahan pertimbangan dan perbandingan. Bersikaplah positif menghadapi perkembangan teknologi informasi ini. Perkembangan ini akan memberikan pengetahuan yang banyak dan berguna bagi orang-orang yang dapat memanfaatkannya secara positif. Jadi, perkembangan teknologi bukan sesuatu yang perlu dicemaskan, tetapi sesuatu yang harus digali manfaatnya.
4. Akibat sebab deduktif
Seorang pembantu nekat bunuh diri di rumah majikannya. Bunuh diri ini diduga karena si pembantu dililit hutang yang banyak. Sebelum bunuh diri, si pembantu juga pernah diperkosa oleh anak majikannya. Tidak hanya itu, ia juga kerap dipukuli oleh majikannya tanpa sebab yang jelas. Yang paling tragis, ia kehilangan seluruh anggota keluarganya karena bencana tanah longsor yang melanda kampungnya.
5. Induktif
                Selama sembilan bulan lebih ibuku mengandung aku. Ibuku selalu memberi nutrisi dan gizi yang baik bagi pertumbuhanku. Ia selalu merawat dan meyayangiku sepenuh hatinya. Ia selalu mendukungku di saat aku bimbang dan mengalami masalah. Ibuku selalu menjadi temanku kala aku sedih dan gembira. Tak diragukan lagi ibuku adalah orang yang sangat baik dan berharga bagiku.
6. Sebab akibat induktif
                Andi sering menjaili teman-teman di sekolahnya. Ia juga sering mengatai teman-temannya dengan kata-kata yang kotor. Selain itu, ia juga terkenal suka berbohong dan memutarbalikkan fakta yang terjadi. Yang paling parah, ia sering memalak teman-temannya, bahkan tidak jarang ia ketahuan mencuri uang saku teman-temannya.Oleh karena itu, Andi tidak disukai oleh teman-teman di sekolahnya.
7. Sebab akibat deduktif
                Film layar lebar “Menculik Miyabi” baru saja diluncurkan. Peluncuran film ini menyedot perhatian publik dan membuat mereka penasaran untuk datang menonton. Tiket yang disiapkan oleh pihak pengelola bioskop pun habis terjual dalam hitungan jam. Penggemar berat Miyabi tak ketinggalan ikut berebut kesempatan melihat idolanya bermain film di Indonesia. Peluncuran film ini pun membuat nama Miyabi semakin dikenal di Indonesia.
9. Akibat sebab induktif
                Hampir 80 % harga bahan pokok mengalami kenaikan. Tarif kendaraan umum turut dinaikan untuk menutup biaya operasional yang semakin meningkat. Banyak perusahaan terpaksa melakukan PHK terhadap karyawannya untuk melakukan efisiensi biaya produksi. Demonstrasi  juga terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Semua itu terjadi karena pada tahun pertama pemerintahannya presiden SBY memutuskan menaikkan harga BBM dengan tujuan untuk mengurangi subsidi harga BBM agar keuangan negara dapat diperbaiki.
8. Deduktif
                Siswa-siswi SMAK Sang Timur adalah pelajar yang baik. Mereka selalu datang di sekolah sebelum bel masuk berbunyi. Tugas-tugas yang diberikan oleh guru-guru selalu mereka kerjakan dengan baik. Tidak pernah ada satu murid pun yang mendapat surat peringatan karena melakukan pelanggaran tata tertib sekolah. Tidak hanya rajin, para murid juga selalu menjaga penampilan agar terlihat sopan dan rapi.
10. Sebab Akibat Induktif
                Setiap hari jumlah kendaraan bermotor di Jakarta selalu meningkat. Pengendara kendaraan bermotor pun sering melanggar aturan lalu lintas. Lebar jalan juga semakin berkurang dengan dibangunnya jalur bus way. Keadaan ini semakin diperparah dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan jalan sebagai tempat parkir dan tempat berjualan. Akibatnya,kemacetan parah sering terjadi di Jakarta.
11. Akibat-akibat
                Saat ini penebangan pohon dilakukan secara besar-besaran tanpa memperhatikan kondisi lingkungan. Hal ini menyebabkan binatang-binatang penghuni hutan kehilangan habitatnya. Akibatnya, binatang-binatang itu pun masuk ke pemukiman warga. Kejadian ini menyebabkan banyak lahan pertanian dan perkebunan warga menjadi rusak. Warga menderita kerugian yang besar akibat rusaknya lahan pertanian dan perkebunan mereka.

Latihan (PS)
  1. Susunlah sebuah paragraf induktif, panjangnya min. 5 kalimat!
  2. Susunlah sebuah paragraf deduktif, panjangnya min. 5 kalimat!
  3. Susunlah sebuah paragraf sebab-akibat induktif, panjangnya min. 5 kalimat!
  4. Susunlah sebuah paragraf sebab-akibat deduktif, panjangnya min. 5 kalimat!
  5. Susunlah sebuah paragraf akibat-sebab induktif, panjangnya min. 5 kalimat!
  6. Susunlah sebuah paragraf akibat-sebab deduktif, panjangnya min. 5 kalimat!
  7. Susunlah sebuah paragraf akibat-akibat panjangnya min. 5 kalimat!

Senin, September 05, 2016

KISI-KISI ULANGAN TENGAH SEMESTER GASAL BAHASA INDONESIA KELAS XI IPS TAHUN PELAJARAN 2016/2017



KISI-KISI ULANGAN TENGAH SEMESTER GASAL
BAHASA INDONESIA KELAS XI IPS
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

I.  Pilihan Ganda                   : 25 soal

NO SOAL
MATERI
KET
1
Pola pengembangan paragraf

2
Pola pengembangan paragraf

3
Kalimat yang merupakan akibat untuk melengkapi paragraf yang rumpang

4
Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf sebab-akibat

5
Kalimat yang menggunakan kata penghubung syarat yang menyatakan hasil

6
Konjungsi korelatif yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang paragraf

7
Kata penghubung antarkalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf yang rumpang

8
Watak tokoh dalam cuplikan hikayat

9
Unsur intrinsik yang dominan dalam cuplikan hikayat

10
Amanat yang terdapat dalam kutipan cuplikan hikayat

11
Latar tempat penggalan cerita

12
Pelukisan watak tokoh dalam penggalan cerita

13
Urutan unsur-unsur proposal kegiatan yang benar

14
Kalimat berisi tujuan pelaksanaan kegiatan dalam penulisan proposal sesuai dengan ilustrasi

15
Makna ungkapan

16
Ungkapan yang tepat untuk menanggapi pernyataan

17
Ungkapan yang tepat untuk ilustrasi

18
Ekspresi tokoh dalam penggalan teks drama

19
Isi penggalan drama

20
Tahapan alur pada penggalan drama

21
Suasana dalam penggalan teks drama

22
Amanat penggalan teks drama

23
Karakter tokoh dalam penggalan drama

24
Amanat penggalan drama

25
Tahapan alur pada penggalan drama


II.   URAIAN         : 4 Soal
1.   Mengisi bagian rumpang/bagian titik-titik dalam wacana dengan konjungsi yang tepat
2.   Menyusun kalimat dengan menggunakan konjungsi korelatif
3.   Menyusun kalimat dengan menggunakan konjungsi antarkalimat
4.   Menyusun kalimat dengan menggunakan konjungsi subordinatif